Pengumuman Penempatan

P_20150921_094307_1450243948384Tanggal 21 September 2015 adalah hari yang bersejarah bagi angkatan kami. Kami baru saja akan segera menyelesaikan DTU (Diklat Teknis Umum a.k.a disiksa Kopasus), tiba-tiba ada orang pusat yang memberikan pengumuman bahwa kami harus kumpul di Gadog untuk suatu pengumuman. Deg. Rasanya mau mati saja. Kami semua langsung sadar, bahwa pengumuman itu adalah pengumuman yang sangat menakutkan bagi kami. Pengumuman Penempatan kawan-kawan. Sontak saja cewek-cewek meneteskan air mata dan histeris, termasuk saya. Hidup kita ke depannya bergantung pada pengumuman itu. Entah itu karir di Jakarta, tinggal di kota besar, bahkan rencana ikut suami pun seakan berada di ujung tombak Neptunus! Saya menangis khawatir, akan ditempatkan dimana saya nanti. Saya masih berharap untuk bisa ditempatkan di Jawa saat itu. Tapi, semua keputusan tetap di tangan Allah swt dan orang-orang pusat. Saya hanya bisa berdoa agar ditempatkan di tempat yang terbaik.

Akhirnya hari itu pun tiba. Saya menunggu secarik dokumen penempatan saya dibagikan. Saya pun tidak langsung membukanya saat saya menerima. Saya menunggu hingga semuanya selesai dibagikan lalu saya berani membuka keputusan itu. Jeritan tangis, tawa, dan raungan membahana di Aula Gadog. Saya pun akhirnya memberanikan diri untuk membuka surat itu.

IMG_20150929_135532

KPPN A2 Tanjung Pandan. Kaki saya lemas, air mata pun jatuh membanjiri pipi. Semua harapan saya untuk bisa dekat dengan keluarga pun sirna. Sering saya mendengar daerah ini dari teman, katanya pemandangan pantainya bagus. Namun tetap saja keluar dari pulau Jawa itu sangat berat.

Hal-hal yang ditakutkan tentang Tanjung Pandan:

  • Pulau kecil sebelah Bangka (Saya kira Belitong itu yang pulau gedenya, ternyata pulau kecil, hmm geografi saya memang tidak bagus.. haha)
  • Makannya mahal-mahal (Saat roll out teman saya diajak makan seafood pinggir pantai dan harganya mahal. Coba baca postingan saya sebelumnya deh, yang judulnya Mengenang Jaman Susah, yah boleh jadi ngiritnya saya terhadap makanan masih begitulah.. hehe)
  • Tidak ada mall dan bioskop (Masih belum nonton Mockingjay, Fantastic Beast, dan marvel-marvel yang lain. Untung aja Harry Potter udah tamat… hum)
  • Tidak ada teman
  • Sepi

Faktanyaa..

  1. Memang benar pulau kecil sih, tapi rame juga di Pantai Tanjung Pendam, setiap sabtu malam ada Live Music ala Jakarta gitu, café-café, bazaar setiap minggu pagi, ada jogging track, pokoknya asik banget deh setiap weekend ke pantai.
  2. Makanannya sama kok dengan di Jakarta, tidak harus 50 ribu sampai 100 ribu sekali makan.. (Gesta bikin takut aja sih..) Ada warteg juga, warung Mba Wanti atau nama lainnya Wonogiri ini terkenal banget dengan makanan Jawa nya yang murah dan banyak, favorit banget.
  3. Disini adanya toserba, semacem Harmoni gitu, tidak ada mall, tapi toko-toko baju ada saja di setiap jalan, apalagi di Jalan Sriwijaya, pusat kota tuh disana. Toserba disini namanya Puncak. Ada juga Barata (ada pump nya!) yang isinya baju-baju, walaupun tidak terlalu menarik sih.
  4. Tidak ada bioskop! Ini yang agak mengganggu. Bahkan di Cirebon pun udah ada blitz, sedangkan saya sudah di luar pulau. Tapi tidak apa-apa, ketika wifi masih lancar, masalah perfilm-an pun tidak terganggu.. hehe
  5. Dulu takutnya susah adaptasi disini, takutnya nggak deket sama pegawai yang baru, susah cari tempat tinggal yang enak, tapi alhamdulillah ada kakak tingkat yang membantu saat kita mulai meniti hidup baru di perantauan, jadi kita tidak benar-benar buta arah.
  6. Awalnya memang sepi, cuma penempatan 3 cewek di lain pulau. Dan Alhamdulillah banget, ternyata disini temen-temen pajaknya asik banget. Karena mereka kita jadi hidup disini. Kita serasa sudah dianggap keluarga pajak oleh mereka. Jalan-jalan pun bareng mereka. Menghabiskan setiap weekend pun bareng mereka. Pokoknya menyenangkan banget lho gabung bersama mereka. Nanti di postingan selanjutnya saya ceritakan lebih lanjut tentang mereka deh. Hehe

Kesimpulannya adalah, tidak masalah dimanapun kamu penempatan, asal dijalanin dengan ikhlas insya allah menyenangkan. Saya jadi malu, waktu mendapat pengumuman itu saya menangis terus, tapi sekarang saya senang. Cari kesibukan yang asik saja, pasti deh kita jadi enjoy tinggal dimanapun kita berada. Itu sih tips dari saya. Penempatan memang terdengar menakutkan, tapi setelah dijalani, ternyata asik-asik saja kok.. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s